jump to navigation

Kota Pahlawan Dikepung Hotspot March 10, 2008

Posted by sofwan {kalipaksi} in internet.
add a comment

 freewifi.jpg

Surabaya pernah dibilang sebagai salah satu kota berdimensi profitopolis, yang maknanya kota yang sangat mengutamakan kepentingan bisnis daripada warganya. Namun, sejak dipimpin Walikota Bambang DH, imej itu terpatahkan. Walikota yang satu ini rajin melobi perusahaan untuk menyediakan berbagai fasilitas publik bagi warganya. Salah satunya, Taman Bungkul yang pemugarannya dibiayai oleh PT. Telkom. Taman ini, bahkan, dilengkapi dengan hotspot wireless untuk berinternet ria.

Kota Surabaya memang diimpikan menjadi kota yang ramah dengan teknologi, warganya tidak lagi ketinggalan informasi. Itulah impian pemerintah kota maupun Telkom Divre V Jawa Timur.

Upaya untuk mendekatkan internet dengan masyarakat pun terus digagas. Berbagai pelatihan melibatkan dunia pendidikan hingga aparatur pemerintahan dari tingkat kecamatan hingga kelurahan dilakukan.

Telkom pun tak tinggal diam. Secara berlahan tapi pasti mulai melebarkan lokasi titik-titik hotspot internet di tempat-tempat umum. Beberapa taman, restoran hingga kampus pun sudah tersedia jaringan wi-fi internet.

“Sekarang warga yang ingin ngenet tidak perlu susah lagi. Kita sudah memperbanyak lokasi hotspot di tempat publik,” terang Djadi Soegiarto, Communication Manager PT Telkom Divre V Jatim kepada detiksurabaya.com.

Keinginan serupa juga diungkap Wakil Walikota Arif Affandi. Mantan Pemimpin Redaksi Jawa Pos ini berharap kepada warganya untuk tidak alergi pada internet.

“Teknologi Informasi memang tak bisa dibendung atau dihindari lagi. Sudah saatnya kita untuk ikut memanfaatkannya. Apalagi sekarang layanan akses internet sudah bisa dirasakan dengan harga yang kompetitif,” kata Arif.

Arif juga meminta kepada masyarakat agar tak segan untuk memanfaatkan tempat-tempat publik yang sudah terdapat fasilitas hotspotnya. Ke depan, Arif memimpikan hampir semua penjuru kota sudah tersedia akses hotspot sehingga memudahkan masyarakat untuk berinteraksi dengan internet.

Nah, tunggu apalagi. Anda tak perlu bingung mencari lokasi hotspot di Surabaya. Inilah daftar lokasinya.

Fasilitas Hotspot Speedy Telkom

Cafe/Resto
- Gloria Jean’s Coffees Galaxy Mall Lt. Dasar
- Cafe Ndok Ceplok, Jl. Tumapel No. 41
- Country Heritage Resort, Nginden Intan Utara No. 7
- Cita Selera /The Duck King, Galaxy Mall Lt. 2
- Mc Donald Mulyosari
- Cafe Makan Time, Jl. Mojopahit
- Resto Delisia Nginden Intan Raya No. 1A
- Mc Donald Raya Darmo
- De Excelso Mal Galaxy - Dharmahusada
- RM Legok Asri, Sepanjang
- Pondok Tempo Dulu, Jl. Sulawesi 54
- Kafe Excelso, Galaxy Mall Extension
- Mc Donald Plasa Marina
- Golf Graha Family
- Dome Café Pakuwon Supermall
- RM Ria Kombes M. Duryat
- Pondok Tempo Dulu Puri Widya Kencana Citraland
- Sea Master Restoran Bundaran HR Muhammad
- Exelso Surabaya Plaza Jl. Pemuda
- Café X Tunjungan Plasa Tunjungan Plaza Lt3
- RM Thai Express Tunjungan Plaza 3 LG
- McDonald Basuki Rahmad
- Dome Café Tunjungan Plaza Lt3
- Cita Selera /The Duck King Tunjungan Plaza 4 LG
- Resto Dapur Desa Jl. Basuki Rachmat
- Telkom Café Tunjungan Plaza 2
- Tomodachi Café Jl. Embong Ploso
- Hugo’s Café Sheraton Hotel
- Water Front Café Jl. Kedungsari
- Coffee Toffee Wisma Mandiri
- Golden Meteor Café & Bar

Hotel
- Royal Paza (Food Court)
- Sinar Hotel, Jl. Raya Pabean No. 136
- New Grand Park Hotel
- Hotel Weta Jl Gentengkali
- Grand Interwisata/Graha Resident
- Tandes Kondominium Graha family
- Hotel Royal Regal Jakgung Suprapto
- Loby Hotel Bisanta Jl. Tegalsari

Mall/Plaza
- Royal Paza (Food Court)
- Mall Giant A. Yani
- Mall Sinar Bintoro, Jl. Jemursari
- Maspion Square
- Tunjungan Electronic Centre
- Citi Walk Pakuwon Supermall
- Foodcourt Tunjungan Plaza lantai 5

Office/Perkantoran
- Lanfar, Jl. Samodra
- BRI Tower (Lobby) Jl. Basuki Rachmat
- War Stadium Kantor Telkom DIVRE V Ketintang
- Graha Pena Jawa Pos
- Sumber Jaya Sakti, Jl. Jemursari No. 311
- Zindo Mas Surabaya, Raya Waru No. 55
- Jimbaran, Tunjungan Plasa
- WTC - Jl. Pemuda

Public Area
- Taman Bungkul Jl. Raya Darmo
- Tugu Pahlawan
- Taman Surya
- Taman Prestasi (Blk. Grahadi) Jl. Ketabang Kali
- Monumen Kapal Selam (Monkasel), Jl. Pemuda

Public Service
- Kantor DPRD
- Toko Buku Toga Mas Jl. Diponegoro
- RS Siloam Hospital Jl. Karimunjawa
- Auto 2000 Jl. Jemursari
- Auto 2000 Kenjeran
- Auto 2000 Pecindilan
- Auto 2000 A. Yani
- Auto 2000 Jl. Raya Waru
- Auto 2000 Kertajaya
- Auto 2000 Basuki Rachmat
- Auto 2000 Soengkono Jl HR Mohamad
- MagnetZone Bookstore & Café Jl. BKR Pelajar
- Plasa TELKOM Mergoyoso
- Lab Pramita 2, Jl. HR Muhammad
- Club House Ciputra Golf
- Dharma Lautan Utama (R Tunggu Dermaga Ujung)
- RS Pelabuhan (Lobby & Café) Jl Prapat Kurung 1
- Stasiun KA Ps Turi (R Tunggu Eksekutif & VIP)
- RSAL Ramelan
- RSU Haji
- SAMSAT Manyar, Jl. Kertajaya
- Astra International Isuzu, Raya Waru
- Stasiun Gubeng (R. Tunggu Eksekutif)
- Radio SS, Jl Wonokitri No. 40C
- Toko Buku Gramedia Kertajaya
- Lab. Pramita 1 Jl. Adityawarman No. 73-75
- Badan Perpustakaan Jatim, Jl. Menur
- Supermarket Carefour, Jl. Ngagel No. 137-138
- United Motors Centre A. Yani No. 40-44
- Pura Jala Sidi Anumarta Jl. Juanda
- Masjid Al - Akbar, Jl. Pagesangan
- Astra International Daihatsu Jl. Raya Waru
- Hotel Utami Jl. Juanda

School/Campus
- Universitas Dr. Soetomo
- IPH Schools Raya Kedung Baruk No. 114
- UPN Veteran - Perpustakaan, Kantin Raya Rungkut
- Mess Uplatda TELKOM Jl. Ketintang No. 156
- Stikosa AWS, Nginden Intan Timur I No. 18
- Univ. PGRI Adi Buana (UNIPA), Jl. Ngagel Dadi
- ITPS, Jl. Ratna, Surabaya
- Mayura Sentra Musik, Manyar Kertoarjo No. 69
- Univ.PGRI Adi Buana (UNIPA), Jl. Dukuh Menanggal
- Univ Narotama, Edutainment Food Court AR Hakim 51
- Kanwil DikNas P & K Jl. Genteng Kali
- Unesa Fak. Pedidikan & Perpustakaan Lidah Kulon
- IAIN-Perpustakaan, A. Yani No. 117

Bisnis Website, Meroket seperti Real Estat March 10, 2008

Posted by sofwan {kalipaksi} in internet.
add a comment

 

132245p.jpg

Seorang praktisi pembuatan website yang termasuk masih pemula berkirim pesan online, intinya menggunjingkan harga jual website yang gila-gilaan. Harganya tidak sekadar jutaan, tetapi miliaran. Bahkan ada yang mencapai tiga triliunan rupiah. “Akhirnya saya ikutan jualan website, laku Rp 1,5 juta, lumayan buat pemula,” katanya.

Era sekarang sudah berbeda dengan lima tahun lalu. Jika dulu bisnis utama para spekulan adalah bagaimana mencari nama domain dot com yang bagus (premium name), hal seperti itu sudah lewat.

Memang sampai sekarang masih ada yang nekat “membabi buta” pasang harga nama domain melangit, seperti www.kompas.mobi dan www.klikbca.mobi yang dipasang harga oleh broker 800.000 dollar AS. Tetapi, hanya sekadar memarkir domain itu tanpa ada isinya tak akan membuat orang tertarik.

Kini arah bisnis sudah berubah. Angka traffic atau lalu lintas pengunjung web jauh lebih menarik dari sekadar nama domain. Walau demikian, tetap nama domain harus dijaga.

Setidaknya, untuk sebuah perusahaan akan terlihat menggelikan jika nama perusahaannya sudah dibajak orang. Contoh lama kasus ini melanda www.gudanggaram.com dan www.satelindo.com (untung sudah berubah nama jadi Indosat) yang berada di tangan orang lain.

Traffic atau lalu lintas pengunjung di sebuah website sekarang lebih dilirik pembeli website. Jika ingin membeli sebuah website, pertama kali yang dicek adalah seperti apa statistik lalu lintas datanya.

Kategori “portal news” adalah website yang mudah dibuat karena tersedia berbagai software pembuat website interaktif yang bisa didapatkan gratis. Karena itu, para pemain bisnis website ini rata-rata membangun portal (gerbang informasi). Bisa portal selebriti Indonesia, selebriti internasional, portal olahraga, portal berita umum, portal teknologi informasi, apa pun bisa “dijual”.

Semakin menarik isi portal tersebut, semakin banyak yang mengunjungi, dan semakin banyak yang membuat link atau tautan untuk website itu, maka semakin tinggi traffic-nya dan semakin mahal harganya.

Luput dari sorotan publik, ternyata bisnis penjualan website di Indonesia cukup mencengangkan. Seorang tenaga staf sebuah perusahaan yang mengelola beberapa portal mengatakan perusahaannya beberapa bulan lalu menjual portal yang isinya selebriti internasional dengan harga tiga triliun rupiah.

“Portal entertainment itu paling banyak dikunjungi dan mudah update-nya, beda dengan berita-berita umum atau berita politik,” kata tenaga staf tadi. Pemain kecil tak akan turun di segmen portal berita umum karena sudah kalah jauh dengan media massa.

Hebatnya, bisnis seperti itu dilakoni secara individual, dari rumah saja, bukan dari perusahaan resmi yang berkibar namanya. “Bos saya itu sudah lama jualan website, kadang beli website yang belum jadi, terus dikembangkan isinya, kalau sudah bagus baru dijual,” katanya.

Kini, pemain-pemain baru di Indonesia terus tumbuh. Pemain baru akan membuka harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah saja. Cek di mesin pencari di google.com, rata-rata website berbahasa Indonesia dijual murah dengan harga Rp 1,5 juta. Harga itu tidak terlalu jelek karena modal mereka untuk nama domain dot com plus web hosting-nya per tahun bisa cuma Rp 200.000.